#KultwitMardani: Ingat, Covid-19 Tidak Pernah Liburoleh @mardanialisera (27/10/20)

Bismillah, libur panjang akan dimulai besok. Kondisi yang kerap dimaksimalkan masyarakat untuk berkegiatan di luar rumah. Kondisi yang patut kita waspadai bersama, jangan sampai terjadi lonjakan kasus positif Covid-19.

Mengapa? Berkaca pada libur panjang akhir Juli & Agustus 2020, ada lonjakan kasus positif Covid-19. Data analisis Satgas Penanganan Covid-19 awal September yg lalu, terjadi lonjakan kasus baru positif Covid-19 sebesar 3.622. Bahkan naik signifikan sampai akhir September.

Terlebih masih banyak anggota masyarakat yg blm mengetahui bahaya Covid-19 & tdk mau tahu risiko penyebarannya. Hal tsb diperkuat dgn survei BPS yg menyebutkan, ada 17% responden tdk percaya akan tertular Covid-19

Beberapa alasan yg muncul di antaranya, tdk melihat penegakan aturan maupun pemberian sanksi yg tegas sampai menganggap protokol kesehatan mengaggu pekerjaan/kegiatan mereka. Padahal kita perlu konsisten dlm melindungi diri & menjalankan protokol kesehatan

Libur panjang juga berpeluang memasifkan pegerakan masyarakat, ini amat berpengaruh terhadap penambahan kasus. Jika menggunakan data mobilitas penduduk Quebic yg disediakan Unicef, perbandingannya jelas terlihat.

Ketika proporsi penduduk di rumah di atas 40%, tdk ada kasus yg muncul per hari nya & bahkan cenderung menurun (sekitar 500 kasus/hari). Lain lg ketika proporsi masyarakat di rumah kurang 40%, tiap ada penambahan 1% masyarakat yg keluar, ada peningkatan 500 kasus/hari. Efek yg besar jika masyarakat tetap di rumah

Karena itu, pemerintah sampai pengelola tempat2 wisata tdk bisa hanya mengimbau agar masyarakat tdk berkerumun ketika liburan. Mutlak perlu berbagai strategi maupun pengaturan yg membuat masyarakat tidak menciptakan kerumunan yang berpotensi menyebarkan Covid-19

Jika diabaikan, tdk hanya potensi lonjakan kasus positif Covid-19 yg terjadi, akan ada potensi klaster penyebaran Covid-19 di tempat wisata. Lebih daripada itu, bisa menjadi peluang terciptanya klaster penyebaran antardan intra rumah-tangga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s