#KultwitMardani: Kuncinya adalah Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan oleh @mardanialisera (20/1/21)

Bismillah, berbagai bencana alam yang kembali terjadi mengingatkan kepada kita semua untuk selalu peduli terhadap isu2 lingkungan. Jadikan musibah kali ini sebagai momentum utk mempertegas penerapan manajemen hutan hingga manajemen bencana.

Sebagai bangsa besar, kita mesti paham akan karakteristik cuaca di masa akhir maupun awal tahun. Berbagai langkah proaktif harus diambil termasuk mitigasi bencana utk meminimalkan dampaknya. Diiringi dgn menjaga relasi harmonis dgn alam krn diyakini mampu mengurangi risiko

Masalah deforestasi menjadi momok kerusakan lingkungan yg semakin mengkhawatirkan. Menurut laporan Forest Watch Indonesia dari tahun 2000-2017 kita telah kehilangan 23 jt hektar hutan alam. Pemerintah perlu melakukan pembenahan dari hulu hingga hilir terhadap semua aspek kehutanan. Program reboisasi selama ini harus dievaluasi.

Saat ini, konsep manajemen hutan telah berkembang sangat kompleks. Krn luas & potensi hutan semakin menurun, sedangkan kebutuhan sumber daya hutan semakin meningkat. Belum lg jika ada permasalahan di tengah masyarakat seperti pengakuan hak2 adat & pembagian distribusi manfaat hutan yg semakin merebak.

Dgn kondisi seperti ini, keutuhan fungsi ekosistem & keberlanjutan ekosistem hrs jd prioritas. Selain itu, dampak pembangunan terhadap lingkungan perlu menerapkan sistem analisis mengenai dampak Iingkungan. Tujuan nya agar dampak negatif dapat dikendalikan & dampak positif dpt dikembangkan

Di samping mengoptimalkan manajemen hutan, pemerintah jg perlu menggalakkan manajemen bencana. Hal tsb diperlukan agar mampu mengurangi segala risiko ketika bencana itu hadir lagi. Manajemen bencana merupakan suatu proses yang dimulai dari observasi dan analisis bencana serta pencegahan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi bencana. Jika ini dilakukan dgn sungguh2, byk hal positif yg dirasakan oleh masyarakat

Seperti meminimalkan korban serta kerusakan harta benda & lingkungan hidup. Kemudian membantu menghilangkan kesulitan dalam kehidupan dan penghidupan korban. Sampai mengembalikan fungsi fasilitas umum yang ada seperti komunikasi, transportasi, air minum, dan listrik.

Sebagai bangsa yang besar kita perlu memikirkan semua kemungkinan yang dapat terjadi, mulai dari A sampai Z. Perlu diingat bahwa mencegah akan jauh lebih mudah ketimbang menindak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s