Bismillah, mulai hari ini sampai 27 Januari mendatang, InsyaAllah Komisi II @DPRRI akan mengadakan fit and proper test kpd calon Komisioner @OmbudsmanRI (ORI). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan calon komisioner jika terpilih kelak.

ORI memiliki peran yang sangat besar dalam reformasi birokrasi. Karena sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, berada pada tatanan antara eksekutif dan legislatif untuk membantu kinerja perubahan penyelenggaraan pemerintahan dalam pelayanan publik.

Terlebih di tahun 2021 ini tantangan yang dihadapi kian kompleks, tidak boleh hadir biasa2 saja mengingat kesulitan hidup masyarakat yang kian berbeda. Krisis yang diakibatkan oleh Covid-19 mestinya mampu melahirkan ruang cara baru dalam menjalankan pemerintahan.

Berani jemput bola, tdk hanya menunggu laporan tp dekatkan akses ke masyarakat. Sekaligus memberikan edukasi terkait tugas serta fungsi ORI sebagai wadah pengaduan penyelenggaraan pelayanan publik. Zero tolerance utk setiap pengabaian hak publik atas pelayanan pemerintah

Pola partisipatif jg perlu dilakukan oleh Calon Komisioner ORI jika kelak terpilih nanti. Sebagai KPK-nya Komisi II, aktif menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat menjadi keharusan. Contoh, di tengah kondisi Covid-19 byk masyarakat yg memerlukan bantuan, imbas dari hilangnya pekerjaan.

Namun dlm praktiknya, masih ditemukan penyimpangan prosedur maupun distribusi BLT yg tdk tepat sasaran. Setelah menerima laporan dari masyarakat, perogreaif segera melakukan verifikasi laporan, cek langsung ke lapangan utk menghindari hal2 yg menyimpang dari prosedur. Diharapkan sikap optimisme akan muncul utk mencapai good governance yg lebih baik lagi

Kemudian kolaborasi. Hal ini harus semakin digencarkan terutama dengan @kempanrb maupun @Kemendagri_RI untuk menegaskan pentingnya integritas, kecepatan, efektifitas dalam berjalannya birokrasi.

Lalu perbanyak Mou dengan K/L/D. Karena bisa menjadi bentuk sosialisasi pelayanan publik yang benar sesuai UU dan Perpu serta aturan-aturan yang lain dan efektif mencegah terjadinya maladministrasi.

Terakhir, calon Komisioner perlu kembali mengingat semangat didirikannya lembaga ini. Menjawab tuntutan masyarakat atas terwujudnya prinsip2 demokrasi dlm setiap penyelenggaraan pemerintahan melalui lembaga yg independen, akuntabel, transparan & bebas dari berbagai kepentingan politik.

Mardani: ORI kini mesti progresif, partisipatif, dan solutif

https://www.nusantaratv.com/nasional/fokus/ombudsman-ri-diminta-berani-jemput-bola

https://telusur.co.id/detail/komisioner-ombudsman-kedepan-harus-berani-jemput-bola

Mardani Minta ORI Berani Jemput Bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *