#KultwitMardani: Polemik Guru Honorer, Menunggu Kemauan Politik Pemerintah oleh @mardanialisera (16/3/21)

Bismillah, rencana perekrutan 1 juta guru Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja (P3K) mulai 2021 dgn tujuan menuntaskan masalah guru honorer tidak se mudah itu. Byk yang pensiun tp sedikit yg direkrut sehingga menimbulkan bom waktu, dampak dari belum adanya grand design pemerintah ttg guru.

Jika melihat data dari Dirjen GTK Kemendikbud, kita kekurangan hampir 1,3 juta guru sampai 2024 di sekolah negeri. Jadi skg komposisinya secara garis besar 60% guru PNS, 40% guru honorer di sekolah negeri yang mengajar. Artinya negara ini punya hutang besar terhadap guru-guru honorer.

Ketika solusinya adalah P3K, ini bukan solusi jangka panjang karena sifatnya kontrak maksimal 5 tahun, minimal 1 tahun. Bagaimana setelah habis kontrak? Sedangkan kita memerlukan 1,3 juta sampai tahun 2024. Terlebih saat ini rekruitmentnya tidak sampai 1 juta

Di awal Maret ada 560.000 an usulan formasi guru P3K dari Pemda, namun sekarang menjadi 513.393. Semakin berkurang, sejumlah daerah pun juga tidak mengusulkan guru olahraga, bahasa daerah dan agama.

P3K bukan solusi jangka panjang karena daerah banyak yang berprinsip lebih baik mengusulkan PNS guru ketimbang P3K karena jelas hitung2an maupun kalkulasi secara APBD. Belum lagi ada kekhawatiran dari Pemda terkait anggaran untuk P3K yang dibebankan kepada mereka.

Imbas banyaknya pemahaman terkait jaminan anggaran tsb. Ada daerah yg paham jaminan anggaran hanya utk 2 tahun, sedangkan ada jg yg menganggap jaminan anggaran hanya utk gaji pokok beserta tunjangan profesi guru P3K. Sementara tunjangan kinerja tetap Pemda yg menanggungnya

Maka dari itu, harus ada komitmen dari pemerintah pusat mengenai anggaran untuk guru P3K. baiknya dibuat secara tertulis dengan rincian komponen apa saja yang akan ditanggung pemerintah.

Memang ada kebijakan afirmasi, tapi belum mencerminkan keadilan untuk guru honorer yang telah lama mengabdi. Mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi mestinya mendapatkan poin tinggi, lalu yang sudah memiliki sertifikat pendidik tidak harus melakukan tes lagi.

Kita menunggu kemauan politik dari pemerintah untuk menuntaskannya. Peran guru sangat strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, jangan sampai membuat profesi guru menjadi kurang dipandang, karena tidak ada kepastian status kepegawaian dan jenjang karir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s