#KultwitMardani: Kudeta Politik, Cara Awam Berpolitik dan Bahaya untuk Demokrasi oleh @mardanialisera (22/3/21)

Bismillah, kasus yg menimpa rekan2 @PDemokrat memberi peringatan, jika tidak kita kelola secara hati-hati akan membahayakan demokrasi negeri ini. Situasi yang jelas tidak sesuai dengan semangat penguatan partai sebagai salah satu institusi terpenting dlm demokrasi.

Dapat dikatakan demokrasi tanpa partai yang kuat, tanpa partai yg solid itu akan nothing. Karena itu, para penganjur demokrasi, para pelaku & aktifis demokrasi pasti punya naluri untuk memperkuat partai, bukan memperlemahnya.

Siapa saja yg kemudian memiliki tendensi utk menghancurkan atau menggrogoti partai pada dasarnya orang yg anti demokrasi. Bisa dikategorikan sebagai elemen yg tidak memiliki kepribadian yg kuat terhadap demokrasi. Melihat partai hanya sekedar untuk mendapatkan kekuasaan.

Terlihat bagaimana kaderisasi itu betul2 dinafikan. Ada seseorang yang tidak pernah melakukan kaderisasi justru ada dipucuk kememimpinan. Sesuatu hal yang luar biasa dan sangat jarang terjadi di negara-negara demokrasi yang mapan.

Partai yang sehat merupakan partai yg terlembaga. Sebisa mungkin harus terbebas dari kepentingan individu. Semakin partai mengedepankan aturan main, maka akan semakin modern dan ketika semakin modern dia akan menjadi kokoh dalam membela demokrasi.

Sebaliknya jika partai hanya menjadi alat kepentingan pribadi individu dan dimana sistem atau aturan main itu dikangkangi oleh kepentingan personal, maka selama itu pula partai itu akan menjadi partai yang kerdil dan tradisional. Tidak akan kokoh menjadi elemen pendukung demokrasi.

Pelajaran lain dari fenomena kudeta ini yakni mematikan semangat berorganisasi yang alamiah. Dalam suatu organisasi biasa kita berkompetisi, ada yang kalah dan ada yang menang dan politik adalah seni untuk berkuasa, seni untuk memenangkan suatu pertarungan.

Namun jika kemudian penyelesaiannya adalah dgn cara2 seperti ini, tentu menyebabkan hakekat berorganisasi menjadi mati, hakekat belajar bertarung secara alamiah berdasarkan konstitusi menjadi bubar. Kudeta politik merupakan cawa awam berpolitik & itu berbahaya bagi demokrasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s