#KultwitMardani: Antisipasi Varian Covid-19 Omicron [oleh @mardanialisera (30/9/21)]

Bismillah, mengenai antisipasi dini, kita punya rekam jejak buruk ketika varian Delta menyebar di India akhir April lalu. Kesalahan tsb jangan sampai terulang. Penutupan pintu bagi masukan warga asing hendaknya jgn hanya terbatas pada 10 negara Afrika & Hongkong, tp perlu mencakup negara2 lainnya. Mengingat sampai Minggu lalu, sdh 13 negara yg melaporkan kasus Covid-19 varian Omicron seperti Jerman, Belgia, Inggris sampai Australia.

Selain itu pastikan proses tracing dan tracking dijalankan semaksimal mungkin untuk meminimalisasi efek buruk. Pemberlakuan ini untuk seluruh wilayah di Indonesia karena kerap terjadi kedatangan WNA tanpa melalui Bandara Internasional (langsung ke daerah).

Di sisi lain, para ahli jg sdh banyak menyarakan pemerintah hrs sgr melakukan pengurutan genom penuh (WGS) terhadap sampel2 DNA yg didapatkan dari pelacakan serta pengetesan. Salah satu langkah penting krn pemerintah bisa melacak mutasi varian virus Covid-19 apa saja di tanah air

Selain tindakan pengawasan penyakit, WGS penting utk jd sarana penelitian Covid-19 yg blm jd tradisi. Dana serta fasilitas bagi peneliti di lembaga penelitian, RS, hingga kampus wajib pemerintah sediakan agar ke depan, bisa jd basis ilmiah dlm mengambil kebijakan terkait pandemi. Melalui basis pengetahuan, timbulnya kebijakan ‘gegabah’ dlm menghalau serangan Omicron bisa kita minimalkan

Komitmen pemerintah harus dibuktikan dalam pelaksanaan/penerapannya. Jangan pilih kasih, apalagi menjadikan peraturan sebagai macan kertas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *