#KultwitMardani: Era Gelap Penegakan HAM oleh @mardanialisera (28/12/20)

Bismillah, menjelang akhir tahun 2020, sudah se yogyanya pemerintah berkaca melihat kondisi penanganan HAM dan demokrasi saat ini. Sejak Januari 2020, ruang publik kita diwarnai tindakan represif aparat dan penegakan HAM yg buruk. Tidak terlihat komitmen kuat dari Pak Jokowi untuk HAM. Tahun ini kita mengenal bentuk represi yang mengerikan; represi digital. Kian banyak aktivis …

#KultwitMardani: Kawal dan Kritisi Menteri Terpilih oleh @mardanialisera (23/12/20)

Bismillah, para menteri baru baru saja dilantik. Eksperimen pertama pak @jokowi dimana kompetitor diajak masuk kabinet. Bagi demokrasi ini bisa melemahkan karena membentuk persepsi bahwa pada akhirnya kekuasaan yg jadi tujuan. Mestinya untuk menyehatkan demokrasi, semua figur dan partai pendukung Pak Prabowo dan bang Sandi menguatkan barisan #KamiOposisi agar ada check and ballance yang seimbang. …

#KultwitMardani: Reshuffle, Menteri Terpilih mesti Siap Perangi Korupsi oleh @mardanialisera (23/12/20)

Bismillah. Kegagalan penanganan pandemi dan terciduknya 2 menteri di Kabinet Pak @jokowi semestinya menjadi petunjuk bagi pemimpin bahwa perlu adanya perombakan menteri secara besar2an. Pak @Jokowi, masukan yang terpenting untuk reshuffle kabinet utamanya dari rakyat. Kesampingkan kepentingan politik apalagi kepentingam lingkar kekuasaan. Rakyat ingin menteri yang terpilih adalah mereka yang tahu cara bekerja dan anti …

#KultwitMardani: Bukan Vaksin, tapi Orkestrasi Penanganan yang Utama oleh @mardanialisera (22/12/20)

Bismillah, data yg kurang akurat, lambannya birokrasi yg tumpang tindih sampai prosedur yg tdk efisien saat menangani pandemi Covid-19 masih jadi persoalan besar. Orkestrasi atau semangat bersinergi antar stakeholders masih sangat minim & kerap membuat publik kebingungan. Saat ini sudah 657.948 kasus Covid-19 dan blm menunjukkan tanda2 penurunan. Kita kerap meributkan mana yang lebih prioritas, …

Kenangan Membersamai Rijalud Dakwah

Setitik kesan bersama Murabbi Tercinta Alm Ust Muinuddinillah Oleh: Mardani Ali Sera (11/12/2020) "Akhi datangkah ke acara Majelis Syuro nanti?", pertanyaan melalui telpon pagi itu dua bulan lalu kembali terkenang. Kamipun kembali berbincang topik yg tak pernah bosan dan selalu jadi perhatian: dakwah. Sejak pertengahan 1988 sentuhan dakwah Ust Muin, begitu kami menyebut beliau, selalu …

#KultwitMardani: Satu Nyawa itu Mahal oleh @mardanialisera (10/12/20)

Bismillah, sudah 4 hari sejak 7 Desember dini hari lalu terjadi peristiwa yang mengagetkan kita semua. Aksi penembakan di tol KM 50 Tol Jakarta-Cikampek yang dialami anggota FPI. Sampai saat ini belum ada tindakan apapun yang dilakukan pemerintah maupun Kepolisian untuk menyelidiki kebenaran yang sebenarnya terjadi. Padahal desakan membentuk Tim Independen Pencari Fakta dari berbagai …

#KultwitMardani: Kita Hadirkan Pilkada yang Berkualitas oleh @mardanialisera (9/12/20)

Bismillah, Pilkada Serentak 2020 akan dilaksanakan hari ini. Pilkada yg diselenggarakan ditengah kondisi yg tdk biasa akibat pandemi Covid-19. Meski begitu, Pilkada yang berkualitas tetap wajib kita hadirkan. Setidaknya ada beberapa hal yg perlu diperhatikan Sebagai pemilih, selalu cek fakta & data tentang calon pemimpin mu. Pemimpin yg berkualitas memiliki jejak karir yg bersih. Waspadai …

Kematian 6 Anggota FPI, Perlu Tim Pencari Fakta

https://www.facebook.com/203670716374733/posts/4669711266437300/ https://news.idtoday.co/pks-jokowi-harus-minta-maaf-karena-sudah-gagal-jadi-pemimpin/?amp&__twitter_impression=true https://politeia.id/artikel/859/PKS-Minta-Jokowi-Bentuk-Tim-Pencari-Fakta-Usut-6-Pengikut-Rizieq-Ditembak-Mati-Polisi/ https://wartakota.tribunnews.com/2020/12/07/anggap-penembakan-enam-anggota-fpi-kasus-luar-biasa-mardani-desak-bentuk-tim-pencari-fakta https://www.aljazeera.com/news/2020/12/7/indonesia-police-kill-six-suspected-supporters-of-hardline-cleric https://m.cnnindonesia.com/nasional/20201207192637-12-579086/komnas-ham-bentuk-tim-dalami-bentrokan-polisi-pendukung-fpi https://cirebon.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-041072989/terkejut-6-pengawal-hrs-tewas-tertembak-mardani-ali-kejadian-luar-biasa-semua-ambil-pelajaran https://jakbarnews.pikiran-rakyat.com/jakbar/pr-371071834/luar-biasa-terkait-tewasnya-6-anggota-fpi-mardani-ali-sera-kaget-perlu-dibuat-tim-pencari-fakta https://monitor.co.id/2020/12/07/kasus-penembakan-anggota-fpi-pks-bentuk-tim-pencari-fakta/ https://m.bernas.id/77997-mardani-desak-presiden-jokowi-minta-maaf-.html https://rmol.id/amp/2020/12/07/464680/Dorong-Bentuk-TPF-Seperti-Papua--Mardani-Ali-Sera--Nyawa-Satu-Orang-Mahal-Sekali--Apalagi-Enam- https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2020/12/07/enam-anggota-fpi-ditembak-mati-mardani-pks-nyawa-orang-itu-mahal/ https://bekasi.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-121072750/enam-pengawal-habib-rizieq-ditembak-mati-polisi-mardani-ali-sera-usulkan-bentuk-tim-pencari-fakta https://nasional.okezone.com/amp/2020/12/07/337/2323176/eksklusif-ini-rekaman-yang-diduga-laskar-fpi-serang-mobil-polisi-di-tol-cikampek?__twitter_impression=true&s=08 https://tirto.id/keluarga-pebisnis-konglomerat-di-balik-bisnis-gibran-dan-kaesang-f7PX?s=08 https://fraksi.pks.id/2020/12/08/dorong-bentuk-tpf-seperti-papua-mardani-ali-sera-nyawa-satu-orang-mahal-sekali-apalagi-enam/ https://telusur.co.id/detail/politisi-pks-desak-bentuk-tpf-ungkap-teroris-pembantai-laskar-fpi

#KultwitMardani: Desak Presiden Jokowi untuk minta Maaf oleh @mardanialisera (7/12/20)

Bismillah, Dua pekan berturut-turut dua menteri jadi tersangka korupsi. Pak @Jokowi sebagai Presiden yang mengangkat perlu minta maaf ke publik. Tidak bisa hanya menyatakan ‘dari awal jangan korupsi’. Pak @jokowi jg perlu mewaspadai dan mengkaji ulang sejumlah kebijakan penanganan covid-19. Seperti pemberian imunitas dalam perpu no 1 tahun 2020 yg memberikan kekebalan hukum kepada para …

Kultwit Pembubaran Lembaga mesti lebih dimasifkan demi Efisiensi dan Kaya Fungsi oleh @mardanialisera (2/12/20)

Bismillah, pak @jokowi kembali membubarkan 10 Lembaga Nonstruktural (LNS). Demi terwujudnya percepatan birokrasi & pelayanan publik yg cepat, keputusan menghapus lembaga perlu dilakukan. Tapi pastikan harus selalu dalam koridor reformasi birokrasi dan penyempurnaan otonomi daerah. Terlebih masih ada Lembaga Nonstruktural (LNS) yang berpayung hukum/Keppres tp fungsinya tumpang tindih dengan kementerian asal sehingga hanya menghabiskan uang …